Skip to content

Jelajah Pulau Pari #Part 3 : Snorkeling

December 27, 2014

20141227_083533Snorkeling (bacanya : snorekeling). Jadi snorkeling di laut itu artinya tidur mengambang di laut dan bikin kulit keling -qeqeqe. Rusuh. Snorkeling (selam permukaan) atau Skin Diving (selam dangkal) adalah kegiatan berenang atau menyelam dengan mengenakan peralatan berupa masker selam dan snorkel. Setelah berkeliling dengan sepeda, istirahat, sholat dan makan siang. Aktivitas dilanjutkan dengan yang satu ini. Para ustadz sudah siap dengan segala peralatan untuk snorekeling. Keren ya! Jago berenang pastinya. Hahaha.

20141227_084013

Untuk melakukan snorkeling tidak butuh kemampuan khusus, bahkan yang tidak bisa berenang juga bisa melakukan kegiatan ini. Asal jangan panik. Honestly, saya tidak jago-jago banget berenang. Standar. Apalagi kalau cuma ngambang. Nah, kan bener itu di foto lagi ngambang. Hehehe. Tapi, even tidak butuh kemampuan khusus, ada beberapa hal yang harus kita ketahui agar diri kita aman dan lingkungan sekitar juga aman, apalagi bagi yang pertama kali snorkeling.

IMG_20141226_190144Alat yang biasa digunakan untuk snorkeling : Masker, Snorkel, Fin (kaki katak) dan Pelampung. Hal yang paling utama dilakukan adalah menyesuaikan masker  yang akan digunakan dengan wajah anda, karena penggunaan masker yang tidak tepat akan menyebabkan masuknya air ke dalam masker dan tentunya akan menggangu kenikmatan ketika snorkeling. Snorkeling itu pada dasarnya memindahkan cara kita menarik nafas, yang sebelumnya dihirup dan dikeluarkan lewat hidung menjadi lewat mulut melalui selang snorkel. Jadi bernafaslah seperti biasa. Sensasinya ada pada suara hembusan napas yang terdengar teratur saat di dalam air. Ada ketenangan di sana sambil menikmati pemandangan bawah laut. Apalagi Scuba Diving ya? keren banget pastinya. Tapi nyerah deh saya, kecuali TERPAKSA harus belajar. Sebaiknya sebelum masuk ke laut kita coba beberapa saat untuk bernafas melaui selang snorkel agar terbiasa. Karena saya suka lupa, alih-alih benapas pakai hidung ditambah masker  yang sedikit longgar, sukses air laut masuk dan tersedak. Percayalah, rasanya tidak enak. Kalau itu terjadi, tenang saja. Berhenti sebentar lalu bersihkan, setelah benar-benar nyaman, lanjutkan kembali snorekelingnya. Ini adalah salah satu pakar renang dari Enrekang. Bidadari yang satu ini sulit sekali melepaskan diri dari yang namanya laut.

IMG_20141226_190026 Nah, kalau foto ini para ustadz menyebutnya dengan Putri Duyung yang tertukar -qeqeqe.  Ibu kita yang satu ini jago berenangnya. Eh, jangan tanya foto underwater saya, ekspresinya  kurang ciamik. Sebenarnya disuruh take gambar lagi, tapi antrian sudah panjang saudara-saudara. Alasan. Kesalahan yang saya buat adalah saya memakai jilbab segi empat peniti, yang sangat mudah berkibar tanpa arah di bawah laut (apalagi tanpa pelampung) dan meninggalkan atsar berkarat di jilbab saya. Jadi tips selanjutnya, gunakan jilbab kaos dengan bahan yang tidak terlalu berat dan baju yang berwarna cerah, biar tambah cakep fotonya!

IMG_20141226_185932Hal yang perlu diingat adalah ketika menggunakan fin (kami tidak diberikan fin), jangan sampai tersentuh dan merusak terumbu karang. Sebenarnya, jangan menyentuh semua makhluk yang ada di dalam laut. Baik itu terumbu karang, ikan sampai mahluk laut lainnya seperti  bintang laut. Apalagi sampai berdiri di atas karang untuk beristirahat. Nah, siapa tuh pelakunya kemarin?. Terumbu karang hanya tumbuh beberapa inci pertahun, jadi jangan sampai kita merusak keindahan bawah laut yang seharusnya dijaga. Ternyata, perlu berhari-hari bagi bintang laut untuk pindah dari satu tempat ke tempat lainya, jadi jangan hacurkan pengorbanannya, hanya untuk kenikmatan berfoto. Ketahuan kan pelakunya? Hahaha.

IMG_20141226_190254Keindahan alam bawah laut terkadang membuat kita kurang waspada. Tetap perhatikan arus gelombang, yang saya rasakan setelah semakin sore, arusnya semakin kencang. Honestly, i’m not really brave to stay long in the middle of the sea ya, apalagi kalau di bawah saya terlihat cerug seperti palung yang cukup dalam dan gelap, dipastikan saya langsung mencari lokasi yang dangkal, hehehe. Perhatikan pijakan kaki kita jika ingin berhenti sejenak, jangan sampai menginjak karang atau bulu babi. Peristiwa ini terjadi saat saya snorekeling di Gili Trawangan dan kemarin di Pulau Pari. Ada teman yang menginjak bulu babi. Beruntungnya, saat kemarin di Pulau Pari, bulu babi yang masuk hanya sedikit dan didampingi oleh guide. Waktu di Gili Trawangan, hampir setengah telapak kaki teman saya ketusuk bulu babi tanpa guide. Kebayang rasanya? seperti jarum panjang yang dimasukan ke kulit. Obat mujarabnya disiram dan direndam air seni ya. Pssstt, air seni siapa saja boleh. Halal.

Waktu sudah beranjak sore. Bos sudah meradang, memerintahkan seluruh anak buah untuk naik ke kapal, doi meriang soalnya. Bidadari lulusan Perikanan Universitas Hasanudin, Makasar ini pun enggan menepi. Asyik berenang kesana kemari, meluapkan rasa rindunya terhadap laut. Lihat saja, betapa bahagia wajahnya berada di dalam air.

Anyway, thanks to Ms. Viya dan Mr. Ahmad yang sudah mentraining para ustadz untuk snorekeling. Kalau saya dan Mr. Faisal berprinsip ‘bisa berenang  tapi tidak bisa menyelamatkan orang’, jadi menjauhlah dari kami saat di laut, karena jika terjadi sesuatu, kami pun panik dengan kondisi diri sendiri. Hahaha.

Advertisements
4 Comments leave one →
  1. December 28, 2014 4:58 AM

    Aku suka paragraf terakhirnya.
    Koreksi: napas diganti nafas.
    anda diganti Anda. Tulisan kata Anda sll memakai A huruf kapital krn digunakan sbgai pengganti nama orang. Tulisan ketiga ini lebih ngalir mbakyuuu… keren 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: